VIRUS CORONA DAN CARA ANTISIPASINYA


TSAQOFAH.COM - Covid-19 kini menjadi sebuah momok yang menakutkan banyak orang. Apa dan bagaimana cara menghindari (pencegahan)nya? Berikut ini ulasan singkatnya. Semoga bermanfaat.

APA ITU VIRUS CORONA?

Istilah virus corona merujuk pada virus yang sering ditemukan menginfeksi binatang dan bisa menyebar ke manusia. Virus corona yang saat ini mewabah (SARS-CoV-2) dan menyebabkan penyakit COVID-19 merupakan jenis virus corona ke-7 yang menginfeksi manusia. Virus Corona yang menyerang manusia baru ditemukan pada 1960-an.

BERAPA LAMA INKUBASI CORONA?

Masa inkubasi virus corona adalah 2-14 hari. Masa inkubasi adalah saat pasien pertama kali tertular/terpapar virus, hingga menunjukkan gejala awal.

SIAPA YANG PALING BERISIKO TERKENA CORONA?

Ø Lansia berusia 70 tahun ke atas.
Ø Orang yang memiliki riwayat penyakit lain seperti diabetes atau sakit jantung.
Ø Orang yang memiliki riwayat penyakit pneumonia/sakit pernapasan.

APA SUDAH ADA YANG SEMBUH DARI CORONA?

Hingga awal Maret, lebih dari 68 ribu orang dari total 126 ribu lebih penderita, sudah dinyatakan sembuh. Jumlah pasien sembuh bertambah setiap harinya. WHO menyatakan 80 persen pasien sembuh tanpa membutuhkan perawatan khusus.

MENCEGAH VIRUS CORONA, BAGAIMANA CARANYA?

Ø Rutin cuci tangan dengan sabun antiseptik.
Ø Jika tidak memungkinkan cuci tangan, gunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol             minimal 60 persen.
Ø Pertahankan jarak minimal 1 meter dari orang yang batuk-batuk atau bersin.
Ø Hindari menyentuh tangan, hidung, dan mata.

BAGAIMANA ETIKA BERSIN ATAU BATUK YANG BENAR?

ü Tutup mulut menggunakan tisu atau bagian dalam siku.
ü Segera buang tisu ke tempat sampah tertutup.
ü Segera cuci tangan menggunakan air dan sabun atau pembersih tangan.

KAPAN HARUS CUCI TANGAN MENGGUNAKAN AIR DAN SABUN?

1.    Saat secara kasat mata tangan terlihat kotor
2.    Setelah buang air kecil/besar
3.    Setelah batuk atau bersin
4.    Setelah kontak dengan orang yang sakit
5.    Sebelum, saat, dan setelah menyiapkan makanan
6.    Sebelum makan
7.    Setelah menggunakan toilet
8.    Setelah bersentuhan dengan hewan atau membersihkan kotoran hewan

BAGAIMANA CARA CUCI TANGAN YANG BAIK?

ü Basahi tangan dengan air bersih dan mengalir selama 20 detik.
ü Gunakan sabun dengan kandungan antiseptik.
ü Gosok telapak tangan, punggung tangan, dan sela-sela jari.
ü Bersihkan bagian bawah kuku, bisa dengan menggosokkan ujung-ujung kuku di telapak      tangan secara bergantian.
ü Bilas dengan air bersih mengalir.
ü Keringkan dengan handuk, tisu, udara atau dianginkan.

PERLUKAH MEMAKAI MASKER?

v Dalam kondisi sehat, Anda hanya perlu masker saat menangani pasien bergejala Covid-19.
v Gunakan masker saat sering bersin atau batuk-batuk.
v Jangan gunakan masker lebih dari satu kali.
v Buang masker jika sudah dilepaskan, dan jangan disimpan untuk dipakai ulang.

BAGAIMANA DENGAN BARANG-BARANG?

1.    Belum diketahui pasti berapa lama virus bertahan di benda mati.
2.    Diperkirakan virus menempel selama beberapa jam.
3.    Virus bisa dibersihkan dengan disinfektan sederhana.

BAGAIMANA CARA MENJAGA IMUNITAS TUBUH?

1.    Mengonsumsi protein lebih banyak (dada ayam, kacang-kacangan, ikan)
2.    Mengonsumsi buah dan sayur lebih banyak.
3.    Tidur cukup 8 jam.
4.    Rutin berolahraga.
5.    Pastikan air putih tercukupi.
6.    Minum campuran jahe dan lemon.

APA YANG HARUS DILAKUKAN DI TEMPAT UMUM/TRANSPORTASI MASSAL?

1.    Cuci tangan atau gunakan hand sanitizer setelah menyentuh fasilitas publik.
2.    Hindari kerumunan yang membatasi ruang gerak.
3.    Kurangi kontak dengan pegangan atau pintu.
4.    Waspada meletakkan tas di lantai bus/kereta. Segera bersihkan dengan tisu basah.
5.   Hindari mengeluarkan telepon genggam, atau bersihkan HP dengan alkohol setelah             penggunaan di
     tempat umum.
6.    Tidak ngemil di transportasi umum untuk menghindari kontaminasi dari tangan.

APA YANG HARUS DISAMPAIKAN KE ANAK?
1.    Ajak anak diskusi dan dengarkan apa yang dia ketahui soal virus.
2.    Tenangkan anak. Beri pemahaman bahwa virus corona bisa dicegah dan disembuhkan.
3.    Beri contoh gaya hidup sehat, seperti mengajak cuci-tangan.
4.    Anak lebih mudah mencontoh ketimbang hanya mengikuti aturan.


(sumber: cnn.com)

Posting Komentar

0 Komentar