Shuffah al-Quran Tandatangani MoU Tiga Universitas di Sudan


Khortum, Tsaqofah.com - Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan tiga universitas yang ada di Sudan.

"Alhamdulillah kita silahturrahmi bersama dengan ketua pembina Shuffah al-Quran untuk melakukan tanda tangan MoU dengan beberapa universitas yang ada di Sudan," kata Dudin Sobaruddin ketua Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran Abdullah Bin Masud.

Dia mengatakan, kunjungannya selama sepekan ke negara yang terletak di timur laut benua Afrika itu rencananya ketua Kampus Sahabat Rasulullah itu akan melakukan kerja sama dalam bidang pendidikan ke beberapa universitas yang ada di sana.

"Insya Allah hari ini kami melaksanakan MoU dengan Institut Ilmu Zakat Sudan & Dewan Zakat Nasional Sudan pada Ahad (31/3) dan Selasa (2/4) kami akan melakukan kunjungan resmi Ke Universitas Al Qur’an dan Taseel Ulum dalam rangka dengan agenda yang sama," katanya.

Pada hari selanjutnya Rabu (3/4), Ia menambahkan akan melakukan kunjungan dan MoU ke Universitas Internasional Afrika kemudian dilanjutkan ke University of The Holy Qur’an & Islamic Science.

Dalam kesempatan yang berbeda, Ketua Pembina Shuffah al-Quran Abdullah bin Masud berharap adanya kerjasama tersebut mempererat hubungan antara kedua belah pihak khususnya dan secara umum Sudan-Indonesia.

Saat pertemuannya bersama First Secretary KBRI, Djumara Supriyadi pada Ahad (31/3) di kantor KBRI Sudan, Yakhsyallah mengucapkan terimakasih atas dukungannya melancarkan kegiatan ini.

"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan KBRI yang dengannya MOU berjalan lancar sejak beberapa tahun silam hingga saat ini, kami sudah bekerja sama dengan 7 Universitas dan perguruan tinggi di Sudan," katanya.

Hal yang sama disampaikan Djumara Supriyadi kepada delegasi Shuffah al-Quran dan Pesantren Al-Fatah se-Indonesia, karena Al-Fatah sudah membantu kedutaan dalam menjabarkan kerjasama pendidikan antara Indonesia dan Sudan.

“Semoga bisa meningkat ke pertukaran antara mahasiswa Indonesia dan mahasiswa Sudan,” ujarnya. (Rh/Ba)

Posting Komentar

0 Komentar