Dai Muda Asal Jabar Ajak Generasi Muda Peduli Terhadap Al-Aqsha


Dai Muda Asal Jawa Barat Farhan Taqyuddin
Cileungsi, Kabupaten Bogor, Tsaqofah.com – Dai Muda Asal Jawa Barat Farhan Taqyuddin mengajak agar generasi muda umat Islam masa kini untuk peduli terhadap keberadaan Masjid Al-Aqsha supaya ada di hatinya karena kiblat pertama umat Islam.

“Umat Islam merupakan umat yang satu, saling bersaudara, dan harus saling membantu, terutama di Palestina dijajah Yahudi Israel. Perbuatan Israel terhadap bangsa Palestina membuat kita prihatin dan berduka,” kata Farhan kepada Tsaqofah.com di Pondok Pesantren Al-Fatah, Bogor, Kamis (3/1).

“Karena Masjid Al-Aqsha merupakan kiblat pertama kita. Namun, Israel yang berdiri tahun 1948 hingga pertempuran sampai tahun 1967 telah menjadi penjajah dan menyakiti bangsa Palestina di tanah airnya sendiri,” ungkap Farhan.

Ia mengatakan Israel tidak hanya menyakiti bangsa Palestina, tetapi juga muslim di seluruh dunia. Jatuhnya Masjid Al-Aqsha ke tangan Yahudi Israel tahun 1967 merupakan perbuatan keji, apalagi membangun ritual dan pemukiman ilegal.

“Mereka membuat dinding ratapan, membakar Masjid Al-Aqsha, menggali terowongan dan membuat ruangan khusus tepat di bawah Masjid, membuat kota agama dengan bangunan-bangunan baru dari bebatuan, seolah tampak sebagai bangunan tua. Mereka mengelabui para wisatawan dan generasi muda Yahudi,” jelasnya.

“Mereka juga membangun dan memperluas pemukiman warga Yahudi dengan menggusur paksa orang-orang Palestina,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh umat Islam membantu bangsa Palestina. Baitul Maqdis semakin terjajah.
“Umat Islam tidak boleh diam. Kita harus membantu mereka. Bantuan tidak hanya berupa uang, harta, atau tenaga. 

"Tetapi juga doa. Kita wajib senantiasa mendoakan saudara-saudara di Palestina,” kata Farhan yang juga Alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIAl-Fatah.



Posting Komentar

0 Komentar