Maxim Bersertifikasi Halal MUI Tembus ke Timur Tengah

Edwin Siswanto GM Marketing dan Sales PT Maspion Divisi Maxim
Jakarta, Tsaqofah.com - Setelah mengantongi Sertifikat Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) produk peralatan memasak merek Maxim semakin diminati pasar luar negeri terutama pasar Timur Tengah.
Hal itu disampaikan Edwin Siswanto GM Marketing dan Sales PT Maspion Divisi Maxim di sela sela pameran halal terbesar di Indonesia, Indhex pada 1-3 November 2018 di Smesco, Jakarta, demikian keterangan halal mui, Ahad (11/11).
Edwin mengatakan, permintaan pasar tersebut dikarenakan selama ini pihaknya memberikan kepada warga masyarakat yang memerlukan peralatan dapur, khususnya alat-alat masak, yang aman, sehat dan tentu juga halal.
“Kehalalan alat masak yang kami hasilkan telah diverifikasi oleh para tenaga ahli Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmestika (LPPOM) MUI, dengan bukti sertifikat halal yang kami terima dari lembaga umat tersebut, bernomor 00170067471213, sejak tahun 2013," katanya. 
Selain halal, dikatakannya sertifikat yang diterima juga mencakup aspek thoyyib yang berarti aman untuk digunakan, tidak membahayakan kesehatan bagi penggunanya.
Hingga tahun 2018, sertifikat halal MUI itu telah diperpanjang setiap dua tahun, sampai tiga kali. Selain itu produk Maxim juga telah memperoleh sertifikat Sistem Jaminan Halal dengan predikat A. Ini artinya manajemen perusahaan selalu konsisten dalam menggunakan bahan baku dan proses produksi yang sesuai dengan ketentuan LPPOM MUI.
Aspek thoyyib ini, perlu dikemukakan dan digaris-bawahi, menurut Edwin, karena ada sebagian kalangan yang mengkhawatirkan jika komponen zat atau bahan anti lengket pada alat masak yang dihasilkan itu terkelupas, lalu bercampur dengan bahan makanan yang dimasak, akan menyebabkan bahaya bagi yang mengkonsumsinya.
“Maka dengan penelitian yang dilakukan oleh tim auditor LPPOM MUI, terbukti alat-alat masak yang kami hasilkan itu tidak bermasalah. Karena komponen zat/bahan anti lengket itu terbuat dari bahan tumbuh-tumbuhan yang bersifat “food-grade”. Sehingga produk kami pun dinyatakan halal dan thoyyib dengan sertifikat halal yang telah diterima dari MUI,” tambahnya.
Selain itu, dikatakan dia komponen zat/bahan anti lengket pada alat masak yang kami hasilkan juga telah lulus uji dari FDA, Badan POM-nya Amerika Serikat yang terkenal sangat ketat.
Indhex 2018
Dalam upaya sosialisasi dan edukasi halal kepada masyarakat luas, LPPOM MUI menyelenggarakan berbagai agenda yang bersifat rutin tahunan maupun insidental dengan momen-momen tertentu. Di antara agenda rutin tahunan yang telah menjadi trade-mark di masyarakat adalah berupa pameran produk-produk yang telah mendapat sertifikat halal MUI atau Indonesia Halal Expo (Indhex).
Pada penyelenggaraan Indhex 2018, Maxim juga berperan aktif dalam berbagai agenda yang dirancang lembaga umat ini. "Kami juga selalu berusaha untuk bisa turut aktif dalam berbagai momen sosial yang diselenggarakan oleh LPPOM MUI maupun kegiatan-kegiatan lainnya agar dapat lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Dengan kedekatan itu, tambahnya, pihaknya dapat berkomunikasi langsung dengan masyarakat bisa menyerap aspirasi mereka terhadap produk-produk yang kami hasilkan. Pada gilirannya tentu akan menjadi masukan bagi kami untuk dapat menghasilkan produk yang lebih baik lagi, yang dibutuhkan kalangan konsumen. (KMH).


Posting Komentar

0 Komentar